Aku terbang ke langit
Lalu aku menangis memutik
Terjumpa bidadari sang cantik
Temani hati yang menjerit
Buat apa menangis tiada arti
Tiada memahami hati ini
Ingin ku hamburkan saja jiwa ini
Biar sebar tak menyebar sepi
Ku teriak tiada siapa mendengari
Ku kecewa tiada siapa memahami
Ku marah tiada siapa perduli
Ku bahagia semua membenci
Aku lahir bagaikan debu
Tiada siapa memperdulikan diriku
Namun aku juga punya hati
Yang tak ingin disakiti
Monday, 12 August 2013
Sunday, 11 August 2013
Puisi ( hanya Rupiah )
Bukan jakarta hanya kebun
Hanya rupiah cukup menghidupiku
Tiada panas tiada Hujan
Debu angin menghampiri diriku
Hidup harus berjuang sendiri
Jiwa serta ragaku harapan
Susah Senangku siapa menahan Hanya diriku tangung sendiri
Ingin kaya tak Miskin
Jadi maharaja sang duniawi Apakan daya cuma mimpi
Malam siang tetap miskin
Berlimpahan emas dinegeri sendiri
Tapi tak siapa perduli
Sehingga diri merantau pergi Jauh dari negeri sendiri
Hanya rupiah cukup menghidupiku
Tiada panas tiada Hujan
Debu angin menghampiri diriku
Hidup harus berjuang sendiri
Jiwa serta ragaku harapan
Susah Senangku siapa menahan Hanya diriku tangung sendiri
Ingin kaya tak Miskin
Jadi maharaja sang duniawi Apakan daya cuma mimpi
Malam siang tetap miskin
Berlimpahan emas dinegeri sendiri
Tapi tak siapa perduli
Sehingga diri merantau pergi Jauh dari negeri sendiri
Saturday, 10 August 2013
Puisi ( Aku berdosa )
Dunia
Mengapakah engkau jahat padaku
para penduduk mu menghinaku
apa salahku lahir di dunia
aku hanya insan biasa
Tapi dianggap sampah masyarakat
aku salahku padamu dunia
aku menangis tiada syarat
jika dunia mengusir aku
ke mana ku akan pergi
puas ku merantau tapi
tiada siapa yang menerimaku
tiada guna menangis
mengemis pun tak guna
harapkan tangis jadi saksi
dunia sensara tiada henti...
Mengapakah engkau jahat padaku
para penduduk mu menghinaku
apa salahku lahir di dunia
aku hanya insan biasa
Tapi dianggap sampah masyarakat
aku salahku padamu dunia
aku menangis tiada syarat
jika dunia mengusir aku
ke mana ku akan pergi
puas ku merantau tapi
tiada siapa yang menerimaku
tiada guna menangis
mengemis pun tak guna
harapkan tangis jadi saksi
dunia sensara tiada henti...
Friday, 9 August 2013
Puisi cinta
Cinta ibarat kayu api
saat rapuh pasti jatuh
kekal tapi takkan abadi
ditiup debu behamburan jatuh
cinta......
Bukan cuma kata kata
tapi cinta penuh makna
tapi kadang berdusta
Untuk apa kita bercinta
jika nanti kesudahannya pasrah
untuk apa kita berpisah
jika nanti kesudahannya kecewa
kau umpama pelanggi
terlalu indah berwarna warni
tapi sayangnya hanya sementara
buat aku jadi resah...
Karya ( Aswan @ hikayat )
9.8.2013
saat rapuh pasti jatuh
kekal tapi takkan abadi
ditiup debu behamburan jatuh
cinta......
Bukan cuma kata kata
tapi cinta penuh makna
tapi kadang berdusta
Untuk apa kita bercinta
jika nanti kesudahannya pasrah
untuk apa kita berpisah
jika nanti kesudahannya kecewa
kau umpama pelanggi
terlalu indah berwarna warni
tapi sayangnya hanya sementara
buat aku jadi resah...
Karya ( Aswan @ hikayat )
9.8.2013
Subscribe to:
Posts (Atom)