Sunday, 11 August 2013

Puisi ( hanya Rupiah )

Bukan jakarta hanya kebun
Hanya rupiah cukup menghidupiku
Tiada panas tiada Hujan
Debu angin menghampiri diriku

Hidup harus berjuang sendiri
Jiwa serta ragaku harapan
Susah Senangku siapa menahan Hanya diriku tangung sendiri

Ingin kaya tak Miskin
Jadi maharaja sang duniawi Apakan daya cuma mimpi
Malam siang tetap miskin

Berlimpahan emas dinegeri sendiri
Tapi tak siapa perduli
Sehingga diri merantau pergi Jauh dari negeri sendiri

No comments:

Post a Comment